Uji Kecepatan Internet Ruckus ZoneFlex R300 AP

Uji Kecepatan Internet Ruckus ZoneFlex R300 AP

Ketemu Ruckus ZoneFlex R300 AP di meja teman dan karena saya ada waktu luang, langsung saja saya coba.

Karena tidak menemukan PoE, maka saya menggunakan adaptor 12V milik Linksys dan ketika menyala seperti gambar di atas. Berikut gambar routernya, mirip dengan Ruckus Zonflex R310 namun agak lebih kecil. Jika kita melihat dari posisi atas, tulisan akan berbanding terbalik, karena memang sudah didesain untuk dipasang di atap, sehingga posisi tulisan menjadi normal jika terlihat dari bawah.

 

 

Untuk topologi sebagai berikut, dimana DHCP dari Mikrotik dan hasil pengetesan saya dengan laptop dari router dimana mendapatkan bandwidth sekitar 80 Mbps untuk download dan 90 Mbps untuk upload. Langsung saja saya coba perangkat ini.

 

 

1. IP DHCP dari Mikrotik ke AP ini adalah 192.168.1.14, maka langsung saya ketikkan di browser hingga muncul gambar berikut, klik Advanced – Accept the Risk and Continue.

 

 

2. Karena saya tidak mengetahui akses login, maka saya mereset AP tersebut, cukup tekan tombol Reset sekitar 5-10 detik dalam posisi menyala dan AP akan seperti gambar pertama di atas. Login dengan username super dan password sp-admin.

 

3. Jika melihat tulisan merah di bagian bawah, sepertinya AP ini sebelumnya disambungkan ke Ruckus Controller karena tidak adanya konfigurasi wireless di menu Configuration. Berikut tampilan lainnya pada menu Status.

 

 

4. Berikut tampilan pada menu Configuration, terdapat konfigurasi DCHP, Static IP dan PPPoE untuk koneksi ke internet.

 

 

5. Berikut tampilan pada menu Maintenance, saya coba upgrade dari pilihan FTP dan Web hasilnya gagal, entah karena AP ini sudah discontinue atau hal lainnya. Untuk pilihan Local akan saya cari nanti.

 

 

6. Berikut tampilan pada menu Administration, terdapat diagnostik untuk Ping dan Traceroute.

 

 

7. Melanjutkan dari langkah 5, setelah saya cari di sini dan download di sini, akhirnya berhasil menjadikan AP ini sebagai perangkat sendiri (standalone AP).

 

 

8. Ada beberapa perubahan seperti gambar berikut dan tentunya pada menu Configuration telah muncul konfigurasi wireless.

 

 

9. Untuk mengaktifkan wireless pada Radio 2.4G atau Radio 5G, cukup pilih Enabled pada Wireless Availability, lalu isi SSID dan pilih Encyrption Method yang diinginkan serta konfigurasi WPA dan klik Update Settings.

 

 

Catatan : pada Radio 5G, jika saya pilih Channel SmartSelect, wireless pada laptop dan handphone saya tidak mengenali nama SSID-nya dan setelah saya coba ganti ke Channel 149, baru bisa terdeteksi dan setelah saya rubah kembali ke SmartSelect, bisa dikenali kembali, entah ada bug atau hal lainnya.

10. Berikut hasil pengetesan pada Radio 2.4G dan Radio 5G di perangkat laptop dan handphone saya, untuk memaksimalkan bandwidth yang ada, lebih baik gunakan Channel Width 40 Mhz pada masing-masing konfigurasi Radio.

Terima kasih.

 

Konfigurasi Iklan Vinyet di Google Adsense

Konfigurasi Iklan Vinyet di Google Adsense

Sebenarnya saya sudah pernah melihat jenis iklan tersebut, namun tidak mengetahui namanya dan ketika ada seseorang bertanya di grup disertai screenshoot barulah saya mengetahui dan menerapkannya.

Mengacu pada sini, iklan vinyet adalah iklan layar penuh yang muncul di antara pemuatan halaman dan dapat dilewati oleh pengguna kapan pun.

Iklan vinyet ditampilkan saat pengguna meninggalkan halaman, bukan saat pertama kali mereka tiba, sehingga pengguna tidak perlu menunggu vinyet dimuat dan Google membatasi jumlah vinyet per pengguna untuk mempertahankan pengalaman yang baik bagi pengguna.

Berikut cara pemasangan iklan vinyet pada situs saya :

1. Login ke Google Adsense.

2. Klik Iklan – Ringkasan – Edit (icon pensil di kanan bawah).

3. Gulung ke bawah pada Setelan iklan, aktifkan Iklan vinyet dan klik Terapkan ke situs.

4. Akan muncul konfirmasi untuk penerapan ke situs, sesuaikan dengan kebutuhan, klik Simpan.

5. Akan muncul informasi penerapan iklan tersebut, klik Tutup.

Hasil percobaan saya, tidak sampai 1-2 menit setelah melakukan langkah di atas telah muncul iklan tersebut dan memang tidak semua iklan akan muncul ketika saya berpindah ke lain halaman, namun setidaknya saya berhasil memasang iklan tersebut. Terima kasih.

 

Monitor Website dengan UptimeRobot

Monitor Website dengan UptimeRobot

Banyak cara untuk memantau website, salah satunya adalah UptimeRobot. Langsung saja kita praktekkan ya :

1. Klik Register for Free, isi data lalu klik Register now dan akan ada konfirmasi ke email yang terdaftar.

 

 

2. Buka email konfirmasi, klik clicking here dan akan diarahkan ke halaman login.

3. Klik Add New Monitor, pilih tipe monitor yang diinginkan dan isi data website lalu klik Create Monitor. Jangan lupa centang Alert Contacts To Notify untuk mendapatkan info via email.

 

 

4. Ada fitur untuk melihat layanan uptime yaitu Status pages, klik Status pages dan isi data lalu klik Create Public Status Page.

5. Klik tanda + pada lalu klik Save dan untuk melihat hasilnya bisa klik icon mata di bawah Actions.

 

Semoga membantu, terima kasih.

Nonaktifkan PHP Mail di Plesk

Nonaktifkan PHP Mail di Plesk

Beberapa kali saya mendapatkan email dari domain sendiri yang dimana sebenarnya email tersebut tidak terdaftar, bisa juga disebut email penipuan (spoof). Akhirnya saya menemukan juga solusi untuk kendala ini, yaitu dengan menonaktifkan fungsi mail di konfigurasi PHP.

Berikut panduannya :

Login ke Plesk, klik Subscriptions – nama domainPHP Settings dan scroll ke bawah pada kotak isian Additional configuration directives, isi dengan disable_functions = mail, lalu klik OK.

Saya juga menonaktifkan fungsi Sendmail (berlaku secara keseluruhan) :

Login ke Plesk, klik Tools & Settings – Mail Server Settings – Nonaktifkan pilihan Allow user and scripts to use Sendmail lalu klik OK.

Atau jika hanya ingin dari jenis layanan saja (Service Plans) :

Login ke Plesk, klik Service Plans – nama jenis layanan – Mail – Nonaktifkan pilihan Allow using Sendmail for scripts and users on this subscription lalu klik Update & Sync.

Atau jika hanya ingin dari jenis berlangganan saja (Subscription) :

Login ke Plesk, klik Service Plans – Subscriptions – pilih nama domain – Outgoing Mail Control – Subscription – Change Limit –  Nonaktifkan pilihan Allow using Sendmail for scripts and users on this subscription lalu klik OK.

Selang beberapa hari email tersebut sudah tidak muncul kembali. Terima kasih.

 

Update PHP dan SQL di Plesk

Update PHP dan SQL di Plesk

Pada Dashboard saya muncul 2 status di Site Health yang butuh perhatian khusus, yaitu update PHP dan SQL server. Site Health Status menunjukkan informasi penting tentang konfigurasi WordPress dan item yang memerlukan perhatian.

Berikut cara untuk mengupdate versi PHP di Plesk :

  1. Login ke Plesk, klik Tools & Settings – PHP Settings untuk melihat versi saat ini.

  1. Masih di halaman yang sama, klik Plesk Installer, maka akan diarahkan ke halaman Install or Update Plesk seperti berikut. Klik PHP 7.4 dan pilih Install lalu klik Continue.

 

 

  1. Tunggu sampai proses instalasi selesai lalu klik OK.

  1. Kembali lagi ke halaman Tools & Settings – PHP Settings, maka seharusnya PHP terbaru telah muncul.

  1. Klik Domains dan pilih nama domain yang ingin di update PHP-nya. Klik PHP Settings.

  1. Pilih PHP terbaru lalu klik OK dan pastikan telah sukses.

  1. Kembali lagi ke Dashboard WordPress, lalu refresh (tekan F5 di keyboard) dan pastikan info update PHP tersebut telah hilang.

Tinggal menyisakan 1 lagi, yaitu update SQL server. Sebelumnya mengikut langkah berikut, pastikan versi Plesk yang terpasang adalah Obsidian 18.0.30 atau terbaru.

  1. Login ke Plesk, klik Tools & Settings – Database Servers untuk melihat versi database.

  1. Login ssh lalu ketik (tanpa tanda kutip) “wget https://plesk.zendesk.com/hc/article_attachments/360022419980/mariadb-10.5-upgrade.sh && chmod +x mariadb-10.5-upgrade.sh” tunggu hingga selesai lalu ketik “./mariadb-10.5-upgrade.sh” dan tunggu hingga proses instalasi

  1. Kembali ke halaman Database Servers dan pastikan telah terupdate versi terbaru.

  1. Kembali lagi ke Dashboard dan pastikan sudah tidak muncul untuk info update SQL server.

  1. Untuk update SQL versi lain bisa dilihat di sini.

Selamat mencoba dan semoga berhasil, terima kasih.

 

Salin Data dengan Samsung Smart Switch

Salin Data dengan Samsung Smart Switch

Melanjutkan artikel sebelumnya, kali ini saya akan menggunakan aplikasi Samsung Smart Switch (SS) di PC / laptop untuk membackup data di HP. Aplikasinya bisa diunduh di sini dengan ukuran sekitar 39.2 MB. Proses instalasinya cukup mudah, klik Next dan Finish dan jika PC / laptop saat itu masih terhubung ke internet, maka akan dilakukan pengecekan update aplikasi, tunggu hingga selesai lalu klik OK. Oh iya, saya akan membackup data dari Samsung Galaxy A70 (SM-A705F) dan Samsung Galaxy A7 (2018) (SM-A750GN).

 

 

Berikut panduannya :

1. Pada aplikasi SS yang telah terbuka, sambungkan perangkat HP yang akan dibackup (dalam hal ini saya backup Samsung Galaxy A70 dahulu). Jika perangkat HP menggunakan password, silakan dibuka dahulu.

2. Pilih Allow jika muncul gambar seperti berikut.

3. Jika perangkat HP telah terhubung, klik Backup.

4. Pilih data yang akan dibackup lalu klik OK dan tunggu hingga selesai lalu klik OK.

 

 

5. SS akan menginfokan data yang tidak terbackup dan hasil dari backup tersebut, klik OK untuk menutupnya.

6. Selanjutnya saya akan melepas HP Samsung Galaxy A70 dan menyambungkan HP Samsung Galaxy A7 (2018). Berbeda dengan sebelumnya, kali ini aplikasi SS mendeteksi adanya pembaruan aplikasi untuk Samsung Galaxy A7 (2018), klik Update – Continue – Continue dan tunggu hingga selesai lalu klik OK dan akan kembali ke halaman awal.

 

 

7. Ulangi langkah 3 dan 4 seperti di atas hingga hasilnya seperti langkah 5.

 

 

Demikian langkah untuk membackupnya, bagaimana untuk proses restorenya ? sebenarnya mudah, cukup klik Restore dan ikuti langkah selanjutnya, namun saat itu saya belum ada kesempatan untuk mencobanya. Doakan saja semoga saya ada kesempatan untuk membahasnya. Terima kasih.