Panduan PPPoE D-Link DSL-2730E

Panduan PPPoE D-Link DSL-2730E

Bagi Anda pelanggan ADSL Telkom Speedy, mungkin sudah mengetahui bahwa setiap pemasangan internet sudah mendapatkan modem dari pihak Telkom yang terdiri dari berbagai macam merk. Dalam hal ini saya memberikan panduan PPPoE jika Anda mempunyai atau mendapatkan modem D-Link ADSL DSL-2730E, berikut tampilan spesifikasi dari websitenya :

Berikut perangkat yang dibutuhkan serta panduan PPPoE untuk modem tersebut :

  • Laptop (IP DHCP)
  • Kabel LAN
  • Kabel telepon
  1. Sambungkan kabel telepon ke port DSL dan sambungkan kabel LAN pada laptop dan pada ujung kabel lainnya sambungkan ke port LAN di modem (topologi seperti gambar paling atas). Buka browser lalu ketikkan IP default dari modem, yaitu 192.168.1.1 dan ketik admin pada kolom User Name dan Password, lalu klik Log In.

  1. Klik Setup Wizard.

  1. Pada langkah pertama disarankan untuk merubah password login dahulu, klik Next.

  1. Langkah kedua yaitu menyesuaikan waktu untuk modem tersebut, klik Next.

  1. Langkah ketiga adalah menyesuaikan konfigurasi dari ISP seperti VPI, VCI serta username dan password PPPoE, jika tidak mengetahuinya, mohon menghubungi ISP terkait, klik Next.

  1. Langkah keempat yaitu konfigurasi nama wireless dan passwordnya, klik Next.

  1. Langkah terakhir adalah kesimpulan dari langkah 1 sampai 4, klik Apply.

  1. Berikut status jika telah berhasil login dial PPPoE Saat ini laptop telah berhasil tersambung ke internet baik via kabel lan atau wireless.

  1. D-link menyediakan DDNS gratis bagi para pengguna routernya untuk remote jarak jauh, pilih Advanced – Dynamic DNS dan pilih com (Free), jika belum akunnya bisa daftar di sini.

  1. Atau jika punya akun DDNS lain bisa disesuaikan dengan pilihan yang ada.

  1. Untuk melihat perangkat yang tersambung ke wireless, pilih Setup – Wireless Setup – Show Active Client

  1. Untuk melihat semua perangkat tersambung baik via LAN atau wireless, pilih Setup – Local Network – Show Client.

  1. Jika Anda mempunyai CCTV, aplikasi atau perangkat lainnya yang ingin diakses dari luar rumah, kita bisa melakukan setting Port Forwarding. Klik Advanced – NAT, sesuaikan dengan nama aplikasi, protocol, port serta IP local yang digunakan, lalu klik Apply Changes.

Semoga berhasil dan terima kasih.

Pembaruan : DDNS D-Link sudah tidak bisa dipergunakan sejak 2 Juli 2020.

Panduan PPPoE Windows 8 & 8.1

Panduan PPPoE Windows 8 & 8.1

Panduan ini saya buat jika mengalami kendala seperti koneksi internet yang lambat atau bandwidth tidak sesuai dimana koneksi internet saat itu menggunakan router (yang umumnya digunakan dengan perangkat lain di sekitar secara bersamaan). Jadi di harapkan akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal dengan menggunakan 1 perangkat saja sebagai perbandingan dengan router.

Mohon juga dipastikan media transmisi dari ISP adalah kabel ethernet RJ 45 untuk menyambungkan dengan perangkat PC/laptop. Topologi yang digunakan pada panduan seperti berikut, dan bisa disesuaikan dengan kondisi di lokasi :

ISP <–> wall jack <==> router menjadi ISP <–> wall jack <==> PC / laptop

<–> = media transmisi

<==> = kabel ethernet RJ 45

  1. Pastikan status Ethernet telah Enable dan tanda silang (kabel LAN harap dilepas dahulu) seperti gambar di atas, untuk memastikannya klik kanan ikon LAN di kanan bawah dan pilih Open Network and Sharing Center.
  2. Pada jendela Network and Sharing Center, klik Change adapter settings, pastikan Ethernet yang akan digunakan telah Enable, jika masih Disable, klik kanan Ethernet tersebut dan pilih Enable maka akan berubah menjadi Enable dengan tanda silang. Jika tidak muncul Ethernet, mohon dipastikan kembali drivernya telah terinstal dengan benar.

 

 

3. Sambungkan ujung kabel LAN ke wall jack) dan ujung kabel satunya ke PC atau laptop, indikator LAN akan berubah menjadi tanda seru, jika masih mendapatkan tanda silang, harus dicek kembali kabel LAN dan perangkat yang tersambung (port atau konfigurasinya).

Catatan : koneksi ini tidak berhubungan dengan IP address yang telah dikonfigurasi sebelumnya sehingga tidak diperlukan IP statik / dynamic, karena akan mendapatkan IP address baru yang didapatkan dari ISP, umumnya berupa IP Publik.

  1. Kembali ke Network and Sharing Center lalu klik Set up a new connection or Network.

5. Pilih Connect to the Internet lalu Next.

6. Pilih Broadband (PPPoE).

7. Isi username dan password yang diberikan dari ISP, jika menggunakan banyak ISP, disarankan pada Connection name diberikan nama ISP tersebut, lalu klik Connect.

8. Jika berhasil maka akan muncul seperti gambar berikut dan indikator LAN telah berubah menjadi Connected, klik Browse the Internet now untuk memulai browsing atau klik Close untuk menutup jendela tersebut, jika tidak muncul gambar seperti di bawah atau muncul error tertentu bisa ditanyakan ke pihak ISP, sampai langkah ini panduan PPPoE telah selesai.

9. Jangan lupa untuk melakukan disconnect jika telah selesai agar sesi koneksi tidak “menggantung” dari sisi ISP. Untuk itu klik icon LAN di kanan bawah, pilih nama PPPoE lalu klik Disconnect.

10. Untuk memudahkan akses PPPoE tersebut selanjutnya, bisa dibuat shortcut di Desktop dengan cara klik kanan nama PPPoE tersebut lalu pilih Create Shortcut.

11. Jika suatu saat muncul jendela Dial-up Connection seperti gambar di bawah ini, klik Settings.

12. Pada tab Connections, pilih nama ISP / PPPoE lalu pilih Never dial a connection dan klik OK.

Jika masih mengalami kendala lambat atau bandwidth tidak sesuai, silakan menghubungi ISP terkait. Semoga berhasil dan hari Anda menyenangkan.

Panduan PPPoE Router TP-Link TL-WR941ND

Panduan PPPoE Router TP-Link TL-WR941ND

Sebelum mengikuti panduan berikut, pastikan posisi PC / laptop dan kabel LAN telah sesuai seperti gambar diatas.

Topologi :

wall jack <—> (Internet/WAN port) router (Ethernet 1-4 port) <—> laptop / PC

                     <—> = kabel LAN

Alat :

  1. PC / laptop dengan IP Dynamic
  2. Kabel LAN
  3. Router

1. Sambungkan kabel LAN dari PC / laptop ke port LAN (1-4) di router dan pastikan status pada PC / laptop telah tersambung dan tidak ada tanda silang.

2. Sambungkan kabel LAN dari gedung / apartemen / wall jack ke port WAN / Internet di router.

3. Buka browser untuk login ke router dengan mengetikkan 192.168.0.1 (IP default) pada Address Bar, lalu Enter, pastikan mengetahui username dan password. Jika alamat 192.168.0.1 tidak terbuka atau tidak mengingat username dan password router, disarankan untuk meresetnya (langkah nomor 4).

Untuk tipe router lainnya, bisa melihat di stiker yang terpasang di bawah router.

  1. Untuk mereset router seperti kondisi default, pastikan router dalam keadaan menyala dan tekan tombol reset dibagian belakang router selama 5-10 detik sampai indikator lampu akan berkedip bersamaan.

5. Pada panel kiri, pilih NetworkWAN lalu pilih / isi dengan :

WAN Connection Type : PPPoE/Russia PPPoE

User name : username-login

Password : password-login

Confirm password : password-login

Wan Connection Mode : Connect Automatically

Setelah itu klik Connect dan pastikan status telah Connected lalu klik Save.

Sampai langkah ini seharusnya sudah terkoneksi ke Internet, mohon untuk mencoba membuka sebuah situs terlebih dahulu, jika berhasil silakan lanjutkan ke langkah nomor 6 untuk konfigurasi wireless.

  1. Pada panel kiri, pilih WirelessWireless Settings lalu pilih / isi dengan informasi berikut lalu klik Save.

SSID : nama wireless.

Region : Indonesia

Channel : Auto

Mode : 11bgn mixed

Channel Width : Auto

Max Tx Rate : 300 Mbps

Enable Wireless Router Radio : centang jika ingin mengaktfikan fitur wireless

Enable SSID Broadcast : centang jika ingin menampilkan nama wireless

  1. Untuk merubah password wireless, pilih WirelessWireless Security pada panel kiri lalu pilih isi dengan informasi berikut lalu klik Save.

Pilih WPA-PSK/WPA2-PSK.

Version : Automatic.

Encryption : Automatic.

PSK Password : password wireless (minimal 8 karakter).

Sampai langkah ini Anda sudah berhasil terkoneksi ke Internet via kabel ethernet dan wireless dengan memasukkan password terlebih dahulu (untuk wireless).

Note :

Ada beberapa perangkat yang tidak kompatibel dengan konfigurasi di atas, Anda bisa melakukannya secara manual dengan merubah pilihan yang sesuai dengan perangkat tersebut.

  1. Jika Anda ingin menggunakan CCTV atau perangkat lain yang membutuhkan fitur Port Forward, pilih ForwardingVirtual Servers pada panel kiri lalu klik Add New dan isi dengan informasi berikut lalu klik Save :

Service Port : port atau range port yang akan digunakan.

IP Address : IP address perangkat yang akan dihubungkan.

Protocol : All

Status : Enabled

 Note :

Tidak semua ISP membuka port yang akan digunakan oleh perangkat CCTV / lainnya tersebut, untuk itu bisa dikonsultasikan dahulu ke ISP terkait.

 Tested with TP-Link TL-WR941N / TL-WR941ND

Firmware Version : 3.11.8 Build 100609 Rel.61214n

Hardware Version : WR941N v2/v3 00000000

Bisa digunakan untuk  :

TL-WR940N

TL-WR843ND

TL-WR842N / TL-WR842ND

TP-Link TL-WR841N / TL-WR841ND

TL-WR1043ND

TL-WR840N

TL-WR841HP

TL-WR743ND

TL-WR740N / TL-WR741ND

TL-WR710N

TL-WR720N

TL-WDR4300

 

Panduan PPPoE Windows XP

Panduan PPPoE Windows XP

Panduan ini saya buat jika mengalami kendala seperti koneksi internet yang lambat atau bandwidth tidak sesuai dimana koneksi internet saat itu menggunakan router (yang umumnya digunakan dengan perangkat lain di sekitar secara bersamaan). Jadi di harapkan akan mendapatkan hasil yang lebih maksimal dengan menggunakan 1 perangkat saja sebagai perbandingan dengan router.

Mohon juga dipastikan media transmisi dari ISP (Internet Service Provider) adalah kabel ethernet RJ45 untuk menyambungkan dengan perangkat PC/laptop. Topologi yang digunakan pada panduan seperti berikut, dan bisa disesuaikan dengan kondisi di lokasi :

ISP <–> wall jack <==> router menjadi ISP <–> wall jack <==> PC / laptop

<–> = media transmisi

<==> = kabel ethernet RJ45

  1. Lepaskan kabel ethernet yang tersambung ke router dan sambungkan pada PC/laptop. Pada PC/laptop, pastikan status Ethernet telah Enable dan tidak tanda silang, indikator LAN akan berubah menjadi tanda seru (seperti gambar di atas), jika masih mendapatkan tanda silang, harus dicek kembali kabel LAN dan perangkat yang tersambung.
  2. Pada Control Panel, pilih Network Connections.

3. Pilih New Connection Wizard.

4. Klik Next dan pilih Connect to the InternetSet up my connection manuallyConnect using a broadband connection that requires a user name and password dan pada ISP Name bisa disi dengan nama ISP lalu Next.

5. Isi user name dan password yang diberikan dari ISP, lalu klik Next.

6. Centang Add a shortcut to this connection to my desktop untuk memudahkan klik dari Desktop lalu Finish.

7. Akan muncul pop up seperti berikut (jika telah terisi User name dan Password) bisa langsung klik Connect dan jika berhasil maka akan muncul status tersambung.

Sampai langkah ini kita bisa langsung mencoba speedtest untuk memastikan bandwidth telah sesuai.

  1. Untuk memutuskan koneksi, klik kanan icon LAN tersebut dan pilih Disconnect.

Jika masih mengalami kendala lambat atau bandwidth tidak sesuai, silakan menghubungi ISP terkait. Semoga berhasil dan hari Anda menyenangkan.