Membuat Arsip di  Ms. Outlook 2019

Membuat Arsip di Ms. Outlook 2019

Saya agak bingung memberikan judul yang tepat untuk artikel ini. Awalnya saya tidak niat membuat tetapi karena saat ini saya sedang proses memindahkan email yang sudah tidak diperlukan, muncul ide untuk membuatnya menjadi sebuah panduan.

Pengantar :

Setiap hari saya menerima sekitar 100 – 200 email masuk dan beberapa disertai lampiran, tentunya semakin hari ukuran *.pst akan semakin membesar dan membuat Ms. Outlook menjadi lambat.

Solusi :

Untuk itu saya telah memisahkan email (berdasarkan tahun) yang tidak dibutuhkan ke *.pst lain. Kenapa tidak dibuang saja ? Dikhawatirkan saya akan membutuhkan email tersebut suatu saat, jadi saya bisa munculkan kembali dengan mudah.

Jika Anda melihat gambar di atas, ukuran email Outlook FI sekitar 27 GB dan ukuran lainnya sekitar 1 GB, hanya 1 saja sekitar 265 KB, ya karena belum saya pindahkan. Saya sisakan 1 agar bisa dipraktekkan dalam artikel ini.

Berikut panduannya di Ms. Outlook 2019 :

1. Klik File – Account Settings – Account Settings – Data Files.

2. Klik Add – beri nama dan pilih lokasi untuk menyimpan *.pst, klik OK – Close. Dalam hal ini saya sebelumnya telah membuat nama Faulty 20XX dan berlokasi di tempat yang sama dengan email utama.

3. Tampilan Folder Pane email akan seperti berikut.

4. Klik kanan pada folder email yang akan dipindahkan (dalam hal ini adalah Faulty 2019), klik Move Folder dan arahkan ke *.pst yang telah dibuat, klik OK dan tunggu proses hingga selesai.

 

 

5. Berikut hasil perpindahannya, ukuran Faulty 2019.pst yang sebelumnya hanya sekitar 265 KB menjadi 1.2 GB dan ukuran Outlook FI.pst menjadi berkurang.

Saat ini saya bisa menghapus semua Faulty 20XX di Folder Pane karena sudah tidak perlukan lagi, caranya sama seperti langkah 1 namun langkah keduanya adalah pilih Faulty yang ingin dihapus lalu klik Remove dan pilih Yes, ulangi sebanyak 3 kali (karena ada 4 Faulty yang akan dihapus) lalu klik Close.

 

Tampilan Data Files dan Folder Pane akan seperti berikut :

Bagaimana jika suatu saat saya ingin membuka kembali *.pst tersebut ? Lakukan seperti langkah 1 dan 2, namun dalam hal ini saya tidak memberikan nama melainkan cukup memilih *.pst yang telah ada lalu klik OK.

Hasilnya seperti berikut :

Penutup :

Intinya adalah bagaimana saya tetap bisa menyimpan email yang sudah tidak diperlukan lagi agar tidak terlalu memberatkan Ms. Outlook (tentunya mempengaruhi ke performa laptop) dan menampilkannya kembali jika suatu saat diperlukan.

Cukup mudah bukan ? Semoga berhasil, terima kasih.

Konfigurasi Iklan Vinyet di Google Adsense

Konfigurasi Iklan Vinyet di Google Adsense

Sebenarnya saya sudah pernah melihat jenis iklan tersebut, namun tidak mengetahui namanya dan ketika ada seseorang bertanya di grup disertai screenshoot barulah saya mengetahui dan menerapkannya.

Mengacu pada sini, iklan vinyet adalah iklan layar penuh yang muncul di antara pemuatan halaman dan dapat dilewati oleh pengguna kapan pun.

Iklan vinyet ditampilkan saat pengguna meninggalkan halaman, bukan saat pertama kali mereka tiba, sehingga pengguna tidak perlu menunggu vinyet dimuat dan Google membatasi jumlah vinyet per pengguna untuk mempertahankan pengalaman yang baik bagi pengguna.

Berikut cara pemasangan iklan vinyet pada situs saya :

1. Login ke Google Adsense.

2. Klik Iklan – Ringkasan – Edit (icon pensil di kanan bawah).

3. Gulung ke bawah pada Setelan iklan, aktifkan Iklan vinyet dan klik Terapkan ke situs.

4. Akan muncul konfirmasi untuk penerapan ke situs, sesuaikan dengan kebutuhan, klik Simpan.

5. Akan muncul informasi penerapan iklan tersebut, klik Tutup.

Hasil percobaan saya, tidak sampai 1-2 menit setelah melakukan langkah di atas telah muncul iklan tersebut dan memang tidak semua iklan akan muncul ketika saya berpindah ke lain halaman, namun setidaknya saya berhasil memasang iklan tersebut. Terima kasih.

 

Cara Hapus Menu Recommended di Windows 11

Cara Hapus Menu Recommended di Windows 11

Saya agak kurang nyaman melihat aplikasi pada menu Recommended di Windows 11 seperti gambar dibawah ini, untuk itu saya akan menonaktifkannya.

Berikut panduannya.

1. Klik ikon Search dan ketik setting dan pilih Settings atau tekan tombol Windows dan I bersamaan.

2. Pilih PersonalizationStart – geser ke kiri pada Show most used apps hingga menjadi Off.

Pada dasarnya menu tersebut dibuat untuk memudahkan pengguna mengakses lebih cepat untuk aplikasi yang sering digunakan atau yang baru ditambahkan, namun jika kita telah menambahkannya pada shortcut di Desktop atau Taskbar, tentu hal tersebut tidak terlalu berguna.

Semoga membantu, terima kasih.

Berkemah di Cibuluh Land

Berkemah di Cibuluh Land

Niatnya sewa villa dan sudah 2x survei ke Puncak Bogor hingga akhirnya menemukan yang “sesuai” menjelang maghrib. Beruntungnya villa tersebut belum di DP karena mendekati hari H banyak yang batal. But the journey must go on, so saya cari jalan keluar dan terjadilah artikel ini.

Ya, kami memutuskan untuk kemping di Cibuluh Land daerah Sentul yang tidak terlalu jauh dari Jakarta, tentunya tidak kena ganjil genap juga. Saya mendapatkan info dari grup Facebook dan memang CG (camping ground) tersebut masuk dalam daftar saya, karena cocok jika membawa anak-anak, terdapat air terjun dan kolam renang untuk bermain.

Hujan menemani kami ketika masuk wilayah Sentul, walau tidak terlalu deras saya tetap gasspooll sampai lokasi. Berbeda dengan kemping sebelumnya, kali ini tim membawa alat dapur yang komplit sehingga alhamdulillah tidak kekurangan gizi wkwkwk.

Malam hari udara tidak terlalu dingin, saya lupa cek suhu, entah karena posisinya di dalam hutan sehingga tiupan angin tidak terlalu kencang walaupun saat itu tengah malam hujan mengetuk tenda saya berkali-kali. Siang hari pun cuaca masih tetap sejuk dan hujan kembali ketika kami akan pulang.

Berikut kesimpulan saya saat kunjungan tersebut :

Kelebihan :

– lokasi mudah dicapai dan akses jalan bagus.

– tersedia campervan (tenda samping mobil).

– toilet banyak, bersih dan gratis.

– tersedia musholla.

– area kemping cukup luas, bahkan ada penyewaan glamping juga.

– adanya air terjun dan kolam renang, cocok untuk anak-anak.

– ada café dalam area CG dan warung di luar area CG.

Kekurangan :

– memasuki area CG, jalan turun cukup terjal dan menurut saya seharusnya ada pos / kordinasi antar petugas khawatir ketika ada mobil melintas bersamaan.

– pemandangan, ya karena posisi area CG di dalam hutan, sehingga tidak terlihat pemandangan lainnya kecuali pohon dan monyet.

– jika hujan deras tidak turun ketika saya ingin pulang, mungkin saya tidak akan info hal ini, karena saat itu saya melihat air sungai yang awalnya bening berubah menjadi coklat dan tentunya akan mengganggu pengunjung yang sedang berenang di sungai tersebut (saya tidak sempat foto karena posisi sedang hujan deras saat itu).

Sekali lagi, alhamdulillah saya masih diberikan kenikmatan untuk perjalanan ini, terima kasih. Oh iya, sebelum berkunjung disarankan untuk reservasi dahulu, harga dan kontaknya ada pada akhir gambar.

 

Kilas Balik Gojek 2021

Kilas Balik Gojek 2021

Sama seperti tahun sebelumnya, muncul lagi info dari Gojek dari penggunaan 1 tahun lalu (2021). Memang tahun kemarin saya lebih sering menggunakan Gojek karena promo yang lebih besar tentunya untuk produk GoFood.

Berikut tampilannya.