Salin Data dengan Samsung Smart Switch

Salin Data dengan Samsung Smart Switch

Melanjutkan artikel sebelumnya, kali ini saya akan menggunakan aplikasi Samsung Smart Switch (SS) di PC / laptop untuk membackup data di HP. Aplikasinya bisa diunduh di sini dengan ukuran sekitar 39.2 MB. Proses instalasinya cukup mudah, klik Next dan Finish dan jika PC / laptop saat itu masih terhubung ke internet, maka akan dilakukan pengecekan update aplikasi, tunggu hingga selesai lalu klik OK. Oh iya, saya akan membackup data dari Samsung Galaxy A70 (SM-A705F) dan Samsung Galaxy A7 (2018) (SM-A750GN).

 

 

Berikut panduannya :

1. Pada aplikasi SS yang telah terbuka, sambungkan perangkat HP yang akan dibackup (dalam hal ini saya backup Samsung Galaxy A70 dahulu). Jika perangkat HP menggunakan password, silakan dibuka dahulu.

2. Pilih Allow jika muncul gambar seperti berikut.

3. Jika perangkat HP telah terhubung, klik Backup.

4. Pilih data yang akan dibackup lalu klik OK dan tunggu hingga selesai lalu klik OK.

 

 

5. SS akan menginfokan data yang tidak terbackup dan hasil dari backup tersebut, klik OK untuk menutupnya.

6. Selanjutnya saya akan melepas HP Samsung Galaxy A70 dan menyambungkan HP Samsung Galaxy A7 (2018). Berbeda dengan sebelumnya, kali ini aplikasi SS mendeteksi adanya pembaruan aplikasi untuk Samsung Galaxy A7 (2018), klik Update – Continue – Continue dan tunggu hingga selesai lalu klik OK dan akan kembali ke halaman awal.

 

 

7. Ulangi langkah 3 dan 4 seperti di atas hingga hasilnya seperti langkah 5.

 

 

Demikian langkah untuk membackupnya, bagaimana untuk proses restorenya ? sebenarnya mudah, cukup klik Restore dan ikuti langkah selanjutnya, namun saat itu saya belum ada kesempatan untuk mencobanya. Doakan saja semoga saya ada kesempatan untuk membahasnya. Terima kasih.

Kilas Balik Gojek 2020

Kilas Balik Gojek 2020

Muncul info kembali yang sama seperti tahun sebelumnya, yaitu info dari Gojek dari penggunaan tahun 2020. Masih belum terlalu banyak menggunakannya juga, hanya lebih sering untuk GoFood saja.

Berikut tampilannya.

 

Partisi Hard Disk dengan AOMEI Partition

Partisi Hard Disk dengan AOMEI Partition

Laptop yang sudah terinstall OS asli, umumnya hanya terdiri dari 1 partisi (yang terlihat) saja, yaitu C. Sebenarnya terdapat juga partisi lain namun tidak diperlihatkan di Windows Explorer.

Berikut panduan untuk membuat partisi hard disk (HDD) di Windows 10 dengan aplikasi AOMEI Partition versi gratis.

  1. Buka link berikut https://www.diskpart.com/download-home.html lalu klik Download Freeware atau bisa langsung klik https://www2.aomeisoftware.com/download/pa/PAssist_Std.exe, tunggu sampai proses download selesai.

Catatan : Gambar dan versi dibawah ini adalah screen shoot saat itu, jadi sudah pasti berbeda jika Anda mengunduhnya di lain waktu, perbedaan gambar dan versi aplikasi saat itu.

  1. Klik file tersebut lalu klik OK- Skip – Install Now dan Enjoy Now seperti gambar berikut dan AOMEI Partition akan terbuka otomatis.

 

 

  1. Jika tidak terbuka otomatis, klik AOMEI Partition yang terdapat di Desktop dan berikut tampilannya. Mohon diperhatikan, jika pada drive C terdapat info Bitlocker Encrypted, maka ikut langkah berikut agar HDD tersebut bisa dipartisi, namun jika hanya C saja, silakan lanjut ke langkah 7.

  1. Klik tombol Windows lalu ketik device encryption settings.

  1. Klik Turn off dan tunggu hingga proses selesai.

 

 

  1. Buka kembali AOMEI Partition dan pastikan tampilan untuk drive C telah seperti berikut.

  1. Klik kanan pada C:Windows-SSD lalu pilih Resize/Move Partition.

  1. Isi ukuran yang diinginkan pada Partition size atau geser bulatan putih hijau, klik OK.

  1. Ukuran partisi pada C akan berubah dan terdapat sisa partisi setelahnya. Klik kanan pada partisi kosong tersebut dan pilih Create Partition.

10. Ulangi seperti langkah 9, namun dalam ini bisa dipilih huruf partisi setelahnya, dalam hal ini saya pilih D pada Drive Letter dan File System NTFS serta memberikan label Data di Partition Label (klik Advanced). Saya hanya ingin membuat 2 partisi, yaitu C dan D, maka otomatis saya mengalokasikan semua sisa partisi tersebut, lalu klik OK.

Catatan : Jika ukuran HDD Anda cukup besar semisal 1 TB dan ingin membuat 3 atau 4 partisi, maka ulangi langkah 9 dan 10 sebanyak partisi yang ingin Anda buat.

11. Berikut tampilan 2 partisi, klik Apply untuk proses selanjutnya, lalu klik Proceed dan OK.

 

 

12. Proses partisi akan berjalan under Windows (laptop akan merestart otomatis) dan tunggu hingga prosesnya selesai seperti gambar berikut.

 

 

13. Silakan buka Windows Explorer dan pastikan hasilnya seperti gambar dibawah ini.

Selamat mencoba dan semoga berhasil, terima kasih.

 

Menghilangkan Password AWstat di Plesk

Menghilangkan Password AWstat di Plesk

Bagi yang ingin melihat data statistik website, mungkin sudah tidak asing dengan AWStats, yaitu aplikasi pelaporan analitik Web open source, cocok untuk menganalisis data dari layanan internet seperti web, media streaming, mail, dan server FTP.

Berikut cara melihat AWStats di Plesk.

  1. Login ke akun Plesk dan pilih Statistics.
  2. Ada 3 pilihan untuk melihat trafik, yaitu FTP, Data dan Web. Untuk FTP saya abaikan dalam hal ini.

  1. Data Transfer Statistics digunakan untuk melihat laporan perbulan. Klik Data Transfer Statistics dan pilih View pada domain yang ingin dilihat statistiknya.

  1. Pilih Statistics kembali, lalu Web Statistics SSL/TLS dan pilih View pada domain yang ingin dilihat statistiknya.

  1. Jika muncul tampilan seperti berikut dan Anda tidak mengetahui loginnya, maka tidak akan bisa melihat laporannya.

  1. Untuk menonaktfikan login tersebut, klik Websites & Domains dan pilih Hosting Settings.

  1. Hilangkan centang pada Web Statistics (Protect access to your web statistics with your FTP username and password) lalu klik OK. Cara ini juga berlaku jika memilih Webalizer.

  1. Kembali ke langkah 4 lalu coba kembali, seharusnya sudah muncul tampilan tanpa harus login terlebih dahulu.

  1. Saya sarankan tetap untuk memberikan password, karena siapapun akan bisa melihat halaman tersebut jika mengetahui link Untuk memberikan password, klik Websites & Domains dan pilih FTP Access.

  1. Pilih user yang ingin ditambah atau dirubah passwordnya, lalu klik OK. Silakan coba kembali dan seharusnya sudah muncul login seperti langkah 5.

Semoga berhasil, terima kasih.

 

Panduan Menggunakan NS Domain Sendiri di Reseller Camp

Panduan Menggunakan NS Domain Sendiri di Reseller Camp

Domain yang sudah aktif, secara default, NS (Name Servers)-nya akan mengarah ke ns1.liqu.id & ns2.liqu.id.

Untuk itu saya akan merubahnya menjadi NS nama domain sendiri agar terlihat lebih gimana gitu, hehehe. Sebagai contoh saya mengambil misal domain a.id, yang hasil pengecekan dari Pandi dan intodns.com seperti gambar berikut :

  1. Login ke https://resellercamp.id/manage/ dan pilih domain yang ingin dirubah.

  1. Klik Child Name Servers, isikan dengan a.id dan IP server yang akan digunakan sebagai server domain tersebut, lalu klik Save.

  1. Klik Modify pada Name Servers dan rubah menjadi a.id dan ns2.a.id lalu klik Update Name Servers.

Berikut hasil pengecekan dari https://pandi.id/whois/ dan intodns.com sekitar 20 menit kemudian. Oh iya, jika hasil pada intodns.com terlihat banyak warna merah, mohon diabaikan karena memang saya belum memasang domain tersebut di NS yang dituju, sehingga tidak dikenali.

Berikut hasil setelah dilakukan pointing ke hosting.

Selamat mencoba dan semoga berhasil.